kembali
22 desember 2020
Kencana Energi Jajaki Kesepakatan dengan Investor Strategis

JAKARTA - Emiten penyedia energi baru terbarukan, PT Kencana Energi Lestari Tbk tengah tengah dalam proses negosiasi dengan investor strategis yang akan ikut berpartisipasi dalam pengembangan energi hijau di Indonesia. Dari empat kandidat investor yang strategis yang sedang menjajaki peluang saat ini, diperkirakan akan hadir satu investor. “Kami sedang berbicara dengan empat calon investor strategis. Dua dari perusahaan lokal dan dua lagi dari investor asing. Para kandidat investor ini berminat untuk berpartisipasi bersama Kencana Energi mengembangkan energi hijau di Indoesia,” ujar Henry Maknawi, saat media visit secara daring bersama Beritasatu Group, Senin (21/12/2020). Lebih lanjut dikatakan, Direktur Keuangan KEEN, Giat Widjaja mengatakan, investor strategis yang akan hadir nanti akan mengambilalih sekitar 20% hingga 25% saham emiten berkode KEEN ini. Kehadiran investor strategis merupakan bagian dari komitmen Henry Maknawi sebagai pendiri untuk bersama-sama membesarkan KEEN. Uji tuntas atau due dilligence dengan calon investor strategis direncanakan berlangsung pada kuartal pertama 2021. "Kami akan memilih calon investor yang punya visi dan misi sama dengan kami yaitu membesarkan perusahaan dengan mengembangkan energi hijau di Indonesia," ujar Giat Widjaja. Jika skala bisnis KEEN semakin besar seiring kehadiran investor strategis, akan berdampak positif bagi investor ritel yang telah menjadi pemegang saham perseroan. Secara bersamaan semakin besar pula kontribusi perusahaan dalam mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia. “Komitmen kami, setelah IPO, secara skala bisnis KEEN ini makin berkembang, dengan demikian bisa meningkatkan nilai tambah bagi pemegang saham. Kehadiran investor strategis ini bagian dari rencana kami untuk sama-sama mengembangkan proyek-proyek masa depan yang sudah kami rencanakan,” lanjut Henry Maknawi. Saat listing di Bursa Efek Indonesia, KEEN hadir sebagai perusahaan EBT dengan kapasitas 18 MW yang dikembangkan anak usaha PT Energy Sakti Sentosa (ESS) yang mengelola PLTA Pakkat, Sumatera Utara. Pasca IPO, perseroan menambah satu site operasi melalui PT Bangun Tirta Lestari (BTL) yang mengelola PLTA Air Putih, juga di Sumatera dengan kapasitas 21 MW. Sedangkan PLTA Madong yang ditangani PT Nagata Dinamika Hidro Madong sebesar 10 MW segera dioperasikan awal 2022. Dari tiga PLTA ini, Kencana Energi sudah menandatangani kontrak perjanjian jual beli dengan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Sementara itu, ada tiga PLTA lagi sedang dalam persiapan ada tiga proyek yang tergolong besar, yaitu PLTA Salu Uro 90 MW, lalu PLTA Kalaena sebesar 75 MW dan PLTA Pakkat 2 sekitar 35 MW. “Investor strategis nanti kami harapkan ikut bersama kami mengembangkan tiga proyek strategis ini. Target kami, kalau tahun 2021 nanti PPA (power purchase agreement) dibuka, paling tidak tahun 2025 nanti tiga proyek baru ini sudah selesai dikerjakan dan siap dioperasikan,” tutur Henry Maknawi. Sumber : Riset Internal & Majalah Investor (https://investor.id/energy/kencana-energi-jajaki-kesepakatan-dengan-investor-strategis) Informasi selengkapnya di website www.kencanaenergy.com Silahkan Klik Disini.

kembali